Apa Saja Strategi Coping?

Strategi coping dapat berbasis pada emosi, seperti menenangkan diri dengan mandi air hangat

Dalam hidup, tentunya setiap orang akan dibebani dengan tantangan, baik kecil maupun besar. Tantangan yang diberikan juga bisa mudah dilakukan, namun juga ada yang sulit untuk dilakukan. Terkadang, tantangan tersebut membutuhkan waktu yang singkat, namun juga ada yang membutuhkan waktu yang lama untuk dihadapi. Bagi sebagian orang, tantangan yang sulit atau membutuhkan waktu yang lama untuk diselesaikan dapat membuat mereka stres. Meskipun demikian, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah stres adalah strategi coping.

Pengertian Strategi Coping

Bagi Anda yang tidak tahu apa itu strategi coping, pada dasarnya merupakan cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi dimana solusi tersebut memberikan dampak yang positif bagi kehidupan masyarakat.

Strategi coping dapat dilakukan untuk menoleransi, mengurangi risiko, dan menyelesaikan tantangan secara efisien. Strategi coping dapat membuat manusia merasa lebih baik, baik secara fisik maupun secara mental.

Tantangan atau masalah tidak akan hilang selamanya, namun dapat dicegah dengan melakukan strategi coping. Seseorang yang berada di bawah pengaruh strategi coping dapat mempengaruhi kemampuan dan tanggapan di masa depan. Pada prinsipnya, strategi coping sama seperti ketika seseorang ingin mencoba lagi menghadapi tantangan yang dimiliki sampai dia berhasil.

Jenis Strategi Coping

Strategi coping dibagi menjadi dua jenis, antara lain:

  • Strategi berasaskan masalah (problem-focused coping)

Problem-focused coping merupakan strategi yang dilakukan seseorang untuk menghadapi masalah dengan mencari solusi atau mengubah situasi pada masalah tersebut. Contohnya, seseorang yang memiliki hubungan yang tidak sehat dengan pasangan, dia akan memilih untuk mengakhiri hubungan dengan pasangannya.

  • Strategi berasaskan emosi (emotion-focused coping)

Emotion-focused coping merupakan strategi yang dilakukan dengan mengendalikan emosi yang dialami seseorang. Langkah ini akan berguna jika seseorang tidak ingin mengubah situasi atau situasi tersebut berada di luar kendali mereka.

Emotion-focused coping dapat dilakukan ketika seseorang kehilangan anggota keluarga. Hal tersebut dapat membantu seseorang untuk melanjutkan hidup atau move on.

Strategi Coping Berasaskan Masalah

Setiap orang tentunya memiliki perasaan yang berbeda ketika menghadapi tantangan, seperti sedih, khawatir, atau sebagainya. Oleh karena itu, strategi coping merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan jika ingin berada di jalur yang tepat (ingin fokus pada hidup). Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah atau tantangan yang dihadapi.

Strategi coping berasaskan masalah tentunya dilakukan dengan mencari solusi untuk mencegah masalah yang dihadapi atau memperbaiki situasi. Berikut adalah contoh-contoh yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah yang Anda hadapi:

  • Membuat daftar yang ingin dilakukan untuk memperbaiki keadaan.
  • Meninggalkan situasi yang tidak sesuai dalam kehidupan Anda.
  • Mengatur waktu untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan.

Strategi Coping Berasaskan Emosi

Berikut adalah contoh-contoh strategi coping yang dapat Anda lakukan, berasaskan emosi:

  • Mandi air hangat.
  • Berolahraga.
  • Meditasi.
  • Berpikir positif.
  • Mendengarkan musik.
  • Menari.
  • Bermain game.
  • Menulis.
  • Membaca buku.
  • Menonton film favorit.

Kesimpulan

Strategi coping merupakan salah satu cara yang sebaiknya dilakukan jika ingin fokus untuk menjalani hidup. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan jika ingin menerapkan strategi coping, beberapa di antaranya telah disebutkan di atas. Strategi coping bisa dilakukan tidak hanya sendiri, namun juga bisa Anda lakukan bersama-sama dengan teman atau keluarga.

Anda juga perlu pahami bahwa strategi coping bukan merupakan cara untuk mencegah diri dari masalah yang Anda hadapi. Anda juga dapat melakukan kedua jenis strategi tersebut secara bersamaan, agar masalah yang Anda hadapi cepat selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *