Dental Floss Tak Efektif Cegah Masalah Mulut

Mungkin penggunaan dental floss di Indonesia tidak begitu populer. Masyarakat Indonesia hanya menyikat gigi dan sesekali menggunakan mouth wash sebagai tambahan. Namun, tak perlu risau, ternyata menurut dokter gigi, hasil penggunaan dental floss tak sementereng iklan dan narasi yang disiarkan, kok.

Seorang dokter gigi berpengalaman asal Inggris, dr Ellie Phillips berpendapat, penggunaan dental floss adalah hal yang percuma dan hanya buang-buang waktu. Pendapat yang cukup mengejutkan itu disampaikannya melalui buku yang ditulisnya sendiri, Kiss Your Dentist Goodbye.

Bagi Anda yang belum mengetahui tentang dental floss, ia adalah alat yang dirancang khusus untuk membersihkan gigi. Dental floss merupakan benang tipis dan lembut yang diciptakan khusus menjangkau sela-sela gigi. Keberadaan dental floss diyakini untuk mengambil peran yang tak mampu dilakukan sikat gigi.

Ellie Phillips mungkin satu-satunya orang dari dunia kesehatan gigi yang berani “menentang arus”. Sebab asosiasi dokter gigi di seluruh dunia, termasuk Asosiasi Dokter Gigi Amerika Serikat (ADA) amat merekomendasikan penggunaan dental floss ini. Asosiasi dokter gigi merekomendasikan penggunaan alat tersebut lantaran dinilai mampu membersihkan gigi dari tumpukan plak, karang gigi, dan mencegah kondisi lain yang dapat menyerang gigi, termasuk gigi berlubang.

  • Alasan di Balik Pernyataan Kontradiktif Mengenai Dental Floss

Dengan tegas, dr Phillips menyatakan bahwa narasi yang dibangun itu tidak benar. Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi tak akan mencegah gigi berlubang. Alih-alih menggunakan dental floss untuk mencegah gigi berlubang, ia lebih menyarankan berkumur menggunakan mouthwash (cairan kumur untuk membersihkan mulut).

Akan tetapi, ketika mengemukakan argumennya, dr. Phillips terang-terangan menyebut beberapa merek dagang cairan pembersih mulut. Hal itu tentu menimbulkan tanda tanya besar, apakah pernyataan itu hanya didasarkan oleh “strategi” pemasaran belaka?

Dalam bukunya itu, dr. Phillips menyebut 3 jenis cairan pembersih mulut yang ampuh mencegah gigi berlubang. Pertama, ia menyarankan menggunakan cairan pembersih mulut merek Ultradex, yang mengandung chlorine dioxide, menurutnya, obat kumur ini terbukti menghilangkan bakteri pada mulut.

Kedua, ia menyarankan berkumur dengan obat kumur merek Listerine setiap usai menyikat gigi. Merek ini menurut dr Phillips, baik untuk memastikan kebersihan mulut. Lalu, ketiga, ia menyarankan jenis cairan berkumur bernama Fluorigard, yang memberikan tambahan zat untuk menguatkan dan mencegah gigi berlubang.

  • Fakta Terkait Dental Floss

Terlepas dari pernyataan dr Phillips, faktanya memang belum ada penelitian yang mengatakan bahwa membersihkan gigi dengan dental floss bisa mencegah gigi berlubang untuk jangka panjang.

Hanya ada 1 studi yang mengatakan penggunaan benang gigi memang benar bermanfaat. Namun, studi ini cuma melibatkan anak-anak yang membersihkan sela-sela giginya, dibantu oleh tenaga medis, 5 hari dalam seminggu selama 2 tahun.

Di luar negeri, kebiasaan membersihkan sela gigi dengan benang khusus ini sudah didengungkan selama 2 dekade belakangan oleh para dokter gigi, namun, hasil survei mengatakan, kurang dari 5 persen populasi di AS yang benar-benar melakukannya.

Menurut para dokter gigi, banyak orang yang tak dapat menggunakan alat itu sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut dijadikan dasar mereka mengapa banyak orang tidak benar-benar percaya terhadap kegunaan dan manfaat dari dental floss ini.

Menurut mereka, cara membersihkan sela gigi dengan dental floss yang benar adalah memastikan seseorang menyelipkan benang itu dan menggosokkan perlahan ke sisi-sisi gigi. Bentuk benangnya, saat dipegang di depan dan belakang gigi, mirip huruf C. Dalam situasi ini, keputusan sepenuhnya ada di tangan Anda. Toh, penggunaan dental floss ini pun tidak berbahaya sama sekali, kok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *