Ingin Kulit Cantik dan Sehat? Cukupi Kebutuhan Harian Vitamin E Anda

Kulit halus bersinar dan awet muda menjadi dambaan setiap wanita. Untuk itu, beberapa tahun terakhir, suplemen vitamin E sangat populer sebagai penyuplai zat antioksidan.

Zat ini dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Namun, risiko dan manfaat mengonsumsi vitamin E masih jadi perdebatan di tengah masyarakat. Agar lebih jelasnya, simak informasi berikut.

Mengapa Kita Harus Mengonsumsi Vitamin E?

Banyak orang mengonsumsi suplemen vitamin E dengan harapan bisa mendapatkan manfaat antioksidan yang mencegah atau mengobati penyakit.

Akan tetapi, studi terkait vitamin E untuk mencegah kanker, diabetes atau penyakit Alzheimer masih belum jelas.

Sejauh ini, satu-satunya manfaat suplemen vitamin E adalah membantu memenuhi kebutuhan asupan harian vitamin E.

Kekurangan vitamin E sangat jarang ditemui. Tapi, hal ini bisa saja terjadi pada orang-orang yang mengalami diet rendah lemak, sehingga kekurangan asupan vitamin E.

Bisakah Anda Mendapatkan Vitamin E Secara Alami dari Makanan?

Hampir sebagian besar orang bisa memenuhi kebutuhan harian vitamin E dari makanannya. Makanan yang mengandung sumber vitamin E di antaranya: minyak sayur, sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, sawi. Sumber vitamin E lainnya yang lazim ditemui adalah sereal, telur, dan buah kiwi.

Selain itu, vitamin E juga dapat ditemukan secara alami dalam berbagai makanan berikut:

  • Minyak nabati seperti gandum, bunga matahari, dan minyak safflower adalah salah satu sumber terbaik vitamin E. Jagung dan minyak kedelai juga menyediakan beberapa vitamin E.
  • Kacang-kacangan (seperti kacang tanah, hazelnut, dan kacang almond). Biji-bijian seperti biji bunga matahari, juga merupakan salah satu sumber vitamin E terbaik.
  • Sayuran hijau, seperti brokoli, turut menyediakan beberapa vitamin E secara alami.

Produk makanan yang dihasilkan oleh pabrik, tidak jarang juga diperkaya vitamin E. Misalnya, jus buah, sereal untuk sarapan, selai atau olesan roti, margarin, dan lain–lain. Untuk mengetahui produk apa saja yang memiliki vitamin E, Anda bisa memeriksa di bagian label kemasan produk.

Apa Efek Samping dari Mengonsumsi Vitamin E?

Sebuah studi menunjukkan, pria yang mengonsumsi multivitamin atau suplemen vitamin E  lebih dari 7x seminggu memiliki peningkatan risiko kanker prostat.

Sementara itu, The American Heart Association menyarankan untuk mendapatkan sifat antioksidan vitamin E secara alami. Misalnya dengan mengonsumsi menu makanan seimbang yang kaya sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, bukan dari suplemen.

Jika Anda ingn mengonsumsi suplemen vitamin E, tidak masalah. Asalkan, Anda sudah berkonsultasi dengan dokter atau ahli medis terlebih dahulu untuk melihat dan memastikan kondisi kesehatan Anda.

Beberapa kasus yang disebabkan oleh overdosis suplemen vitamin E bisa menyebabkan mual, sakit kepala, pendarahan hingga kelelahan.

Selain itu, orang yang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah juga tidak diperbolehkan minum suplemen vitamin E tanpa pengawasan dari dokter.

Kini Anda sudah mengetahui manfaat mengonsumsi vitamin E untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Jadi, tunggu apalagi, konsumsi vitamin E secara teratur dalam diet sehat Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *