Manfaat Sehat Makanan Dari Singkong

Siapa yang tidak kenal singkong. Tanaman akar yang juga sering disebut dengan istilah ketela pohon ini banyak dikonsumsi terutama di negara-negara berkembang. Banyak aneka makanan dari singkong yang umum dijumpai sebagai makanan tradisional Indonesia, mulai dari getuk hingga tapi, semuanya hadir dengan tekstur dan rasa yang unik. Selain memiliki rasa yang bervariasi, makanan dari singkong juga mengandug beberapa nutrisi dan pati resisten yang memiliki manfaat kesehatan bagi mereka yang mengonsumsinya. Artikel ini akan membahas sifat-sifat unik yang dimiliki singkong bagi kesehatan tubuh manusia.

Sejarah singkong

Makanan dari singkong memang memiliki rasa yang lezat. Namun tahukah Anda dari mana bahan dasar makanan tersebut berasal? Singkong adalah tanaman asli Amerika Selatan, dan menjadi sumber kalori dan karbohidrat untuk orang-orang yang hidup di negara berkembang. Singkong banyak dibudidayakan di negara-negara beriklim tropis karena kemampuannya untuk tumbuh di kondisi paling sulit sekalipun. Bahkan singkong dianggap sebagai tanaman pertanian yang paling kuat bertahan tumbuh di musim kering. Bagian yang paling sering dikonsumsi dari singkong adalah bagian akarnya, yang mana merupakan bahan makanan sangat versatile. Selain dapat dikonsumsi utuh, juga dapat diparut atau ditumbuk untuk dijadikan tepung sebagai bahan dasar roti atau kue. Orang-orang dengan alergi makanan biasanya beralih menggunakan singkong karena bebas gluten dan kacang. Namun, berhati-hatilah dalam mengonsumsi singkong. Singkong harus dimasak dan tidak dapat dikonsumsi mentah karena beracun.

Kandungan nutrisi penting di dalam singkong

Makanan dari singkong mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam 100 gram sajian singkong rebus misalnya, mengandung sekitar 112 kalori. 98% dari kalori tersebut adalah karbohidrat dengan sisanya merupakan protein dan lemak. Selain itu, dalam sajian tersebut terkandung serat, vitamin, dan mineral seperti thiamine, fosfor, kalsium, dan riboflavin. Meskipun dalam jumlah yang sangat sedikit, singkong rebus juga mengandung zat besi, vitamin C, dan niasin.

Kandungan pati resisten tinggi dalam singkong menyehatkan

Manfaat kesehatan dari singkong ada karena kandungan pati resistennya yang tinggi. Pati resisten merupakan sejenis pati yang baik untuk pencernaan dan memiliki sifat mirip serat larut. Mengonsumsi makanan yang mengandung pati resisten tinggi memiliki manfaat bagi kesehatan. Pati resisten akan menjadi makanan untnuk bakteri baik di usus, yang dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Pati resisten juga telah diteliti terbukti meningkatkan kesehatan metabolisme dan mengurangi risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan karena potensi pati resisten dalam meningkatkan kontrol gula darah dan membuat seseorang mudah kenyang dan mengurangi keinginan untuk terus makan. Meskipun manfaat kesehatan dari pati resisten terlihat menjanjikan, perlu diingat bahwa metode pemrosesan makanan dari singkong mungkin dapat mengurangi kandungan pati resistensi tersebut. Manfaat terbesar makanan dari singkong adalah karena kandungan kalorinya yang tinggi, sehingga menjadi salah satu bahan pangan paling penting untuk negara-negara berkembang. Singkong memiliki 112 kalori dalam 100 gram sajian. Jauh lebih banyak apabila dibandingkan dengan kentang (76 kalori) dan buah bit (44 kalori) dalam takaran sajian yang sama. Namun, memakan kalori dalam jumlah yang banyak tanpa moderasi yang baik juga berbahaya bagi tubuh karena dapat menyebabkan bertambahnya berat badan dan obesitas, yang dapat memicu komplikasi kesehatan di kemudian hari. Takaran saji makanan dari singkong yang dianjurkan adalah sekitar 73 hingga 113 gram per sajian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *